Selasa, 02 November 2021
Minggu, 31 Oktober 2021
Jumat, 29 Oktober 2021
Oktober 29, 2021
Kabar MEAKA
Lingkungan, Mangrove, Wakatobi
No comments
Ketersediaan vegetasi mangrove berada di seluruh pulau yang ada di Kabupaten Wakatobi.
Keberadaan vegetasi mangrove terbesar berada di Pulau Kaledupa yakni hampir berada di seluruh desa (Desa Laulua, Desa Langge, Desa Sombano, Desa Buranga, Desa Balasuna, Desa Horuo, dan Desa Tampara.
Sedangkan di Pulau Wangi-wangi terdapat di Desa Liya Bahari dan Desa Liya Togo. Vegetasi mangrove di Pulau Tomia terdapat di Desa Lamanggau, Desa Waiti, Desa Timu, Kelurahan Patipelong, dan di Pulau Binongko terletak di Desa Popalia, Desa Taipabu, dan Desa Makoro.
Berdasarkan data jenis mangrove, dijumpai 13 marga dan 28 jenis mangrove, yakni Rhizophoraceae (8 jenis), Avicenniaceae (4 jenis), Sonneratiaceae (2 jenis), Meliaceae (2 jenis), Rubiaceae (2 jenis), Malvaceae (2 jenis), Leguminosae (2 jenis), Apocynaceae (1 jenis), Combretaceae (1 jenis), Guttiferae (1 jenis), Lecythidaceae (1 jenis), Melastomataceae (1 jenis), Pandanaceae (1 jenis). Berdasarkan 28 jenis mangrove tersebut, terdapat 20 jenis mangrove sejati dan 8 jenis mangrove ikutan.
Oktober 29, 2021
Kabar MEAKA
Ekonomi, Lingkungan, Wakatobi, Wisata
No comments
Pengembangan kawasan wisata tersebut, secara langsung dapat memberikan kontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem wilayah di Kabupaten Wakatobi. Karena dengan menjaga kelestarian lingkungan tersebut maka Kabupaten Wakatobi dapat memperoleh devisa dari kunjungan para wisatawan.
Jenis kegiatan pariwisata yang dapat dikembangkan di Kabupaten Wakatobi adalah pariwisata laut/ bahari berupa panorama pantai dan laut, potensi terumbu karang, ombak untuk olah raga air serta dinamika kehidupan nelayan, wisata alam (panorama pegunungan, goa-goa bawah tanah), wisata seni dan budaya serta wisata buatan lainnya.
Rencana pengembangan kegiatan pariwisata untuk wilayah Kabupaten Wakatobi pada dasarnya mengintegrasikan rencana yang telah disusun saat ini. Dalam Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPARDA) Kabupaten Wakatobi dan rencana zonasi taman nasional laut Kabupaten Wakatobi.
Rencana pengembangan kawasan peruntukkan pariwisata di Kabupaten Wakatobi diarahkan untuk:
a. Mengembangkan dan membangun kawasan pariwisata bahari terpadu di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Wakatobi, dengan mengikutsertakan masyarakat setempat, pemanfaatan potensi yang tersedia seperti pembuatan barang souvenir;
b. membangun dan pengembangkan kawasan wisata bahari secara profesional, dengan tetap memperhatikan kearifan lokal yang ada;
c. mengembangkan dan meningkatan sarana penginapan berupa resort yang saat ini telah tersedia, untuk menunjang wisata seperti di Wanci (P. Wangi-Wangi), Pulau Hoga dan Pulau Kaledupa, Pulau Tolandono di wilayah Kecamatan Tomia;
d. mengembangkan sarana dan prasarana penunjang sektor pariwisata (wisata buatan);
e. mengembangan kegiatan kebudayaan masyarakat Kepulauan Wakatobi;
f. mempertahankan situs-situs sejarah seperti makam, benteng, rumah ibadah;
g. menetapkan kalender wisata tahunan dengan memanfaatkan eventevent acara laut, dan gelar budaya lainya.



