Menurut informasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Wakatobi,
di sekitar Wangi Wangi dan Karang Kapota tercatat 20 titik penyelaman yang
sudah ditemukan.
Titik selam tersebut sebagian besar tersebar di bagian
utara dan barat perairan pulau Wangi Wangi yang mempunyai tipe rataan
terumbu karang ‘reef plate” dan ‘drop off’.
Sementara untuk kegiatan
snorkeling dapat dilakukan di tepian ‘drop off’ seperti di Waha yang memiliki
keanekaragaman ikan cukup tinggi.
Berdasarkan wawancara dengan
pengelola Waha Tourism Center (WTC) dan pemandu selam, secara
geografis dan kondisi perairan di lokasi tersebut cocok sebagai lokasi tempat
memijah untuk jenis ikan karang tertentu seperti kerapu; walaupun kawasan
bukan merupakan fish spawning aggregation site dari identifikasi taman
nasional.
Untuk potensi wilayah daratan, Wangi-wangi merupakan pintu masuk utama untuk melakukan
perjalanan wisata di Wakatobi.
Hal ini dikarenakan ketersediaan transportasi
udara yang menghubungkan Wakatobi dengan daerah lain terdapat di pulau Wangi-wangi.
Selain ketersedian bandara sebagai tempat transportasi
dipulau ini juga mempunyai fasilitas serta infrastruktur yang memadai dan
lebih berkembang dari pulau yang lain, dikarenakan Wangi-wangi
merupakan ibu kota Kabupaten Wakatobi.
Pulau Wangi-wangi memiliki
potensi daya tarik wisata baik pantai, danau, gua maupun puncak (dataran
tinggi).
Pantai di pesisir pulau Wangi-wangi memiliki pasir yang berwarna
putih dan halus, selain itu dari beberapa pantai yang terdapat di Wangiwangi juga bisa menikmati sensasi matahari terbit dan terbenam yang
indah.
Pantai yang umum dikunjungi oleh wisatawan di pulau Wangi-wangi
antara lain adalah pantai Cemara/ Oa Yi Ogu, pantai Matahora, pantai
Tompu One Patuno, Pantai Sousu.
Selain pantai ini terdapat beberapa pantai
yang memiliki hamparan pasir putih antara lain Pantai Molii Sahatu, Kaluku
Kapala/Hugua, Oa Warinsi, Dongkala, Roda/Sahara, Topakula/Bayangkara,
Onelonge, Topanuanda, Butu, One Satanda, Oa Mélanga, Kolo, Watu
Posunsu, Bontu, Melai One, Ponta, Oa Yi Ogu/Cemara, Wambulinga, Yija La
Iyai, One Satanda Waha, Tengko dan Onowa.
Selain pantai yang memanjang dan berpasir putih, pulau Wangi-wangi
juga memiliki gua serta sumber mata air atau masyarakat menyebutnya
Topa (sumber mata air gua).
Sumber mata air ini sering dimanfaatkan oleh
penduduk sekitar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti untuk
mandi dan mencuci. Jika dilihat dari ketinggian, pulau wangi-wangi memiliki
dataran tinggi atau puncak.



0 comments:
Posting Komentar