Komunitas Nelayan Wangi-Wangi (Komanangi) memfasilitasi pelaksanaan Pelatihan Participatory Rural Appraisal (PRA) bagi masyarakat Pulau Kapota. Kegiatan pelatihan ini terjadwal selama 3 hari, yang dilaksanakan mulai tanggal 12 s.d. 14 Agustus 2018, bertempat di Balai Desa Kapota.
Sumber foto: Ade Lam Dewa Ode (FB)
Fasilitator pelatihan ini adalah La Beloro dan Nusi dari Forum Kaledupa Toudani (Forkani) serta Ondo dari Blue Venture Indonesia. Pelatihan ini dihadiri oleh pengurus Komanangi, perwakilan kelompok Lagundi dan Aparat Desa dari 4 Desa di Pulau Kapota, masing-masing diwakili sebanyak 1 orang utusan.
Panitia Pelatihan, La Ode Lamu (Komanangi) mengatakan,
"Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Pemahaman Partisipatif Kondisi
Pedesaan (PRA) adalah pendekatan dan metode yang memungkinkan masyarakat
secara bersama-sama menganalisis masalah kehidupan dalam rangka
merumuskan perencanaan dan kebijakan secara nyata".
Selain itu, menurutnya,
Selain itu, menurutnya,
"Pelatihan ini hanya mengambil 5 (lima) alat kaji sederhana saja yakni: kalender musim, peta, sejarah perubahan Sumber Daya Alam, analisis aktor dan perbandingan, serta skoring Sumber Daya Alam penting. Tujuan akhir dari kegiatan ini adalah peserta bisa mengaplikasikan ilmu PRA di desa masing-masing, terutama pada saat Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes)."



0 comments:
Posting Komentar