Gua Alam Bhewata di Pulau Kapota. Untuk sampai ke Gua ini,
wisatawan dapat menggunakan perahu tradisional sekitar ± 20 menit dari
Pulau Wangi-Wangi, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki ± 20 menit
ataupun dengan menaiki kendaraan roda dua ± 5 menit dari pemukiman
penduduk.
Kondisi Gua ini cukup besar dan menarik, dimana terdapat stalagmit
dan stalaktik yang beragam.
Tidak jauh dari gua ini terdapat Pohon Kelapa
Bercabang dan beberapa hutan bambu yang rindang. Sehingga sangat
menarik untuk berkunjung kesana, dan merupakan salah satu objek wisata
bagi pecinta hiking.
Kamis, 30 September 2021
September 30, 2021
Kabar MEAKA
Bhewata, Gua Alam, Kapota, Wangi-Wangi Selatan
No comments
Selasa, 28 September 2021
September 28, 2021
Kabar MEAKA
Gua Alam, Kaledupa Selatan, Wisata
No comments
Darawa adalah sebuah desa yang letaknya terpisah dari daratan pulau Kaledupa. Darawa mendiami sebuah pulau dengan nama yang sama, Pulau Darawa.
Terletak sekitar 6 kilometer di bagian tenggara pulau Kaledupa dan dapat ditempuh selama 30-60 menit dengan menggunakan perahu. Secara administratif, Desa Darawa terletak di Kecamatan Kaledupa Selatan.
Desa Darawa merupakan
sebuah desa Nelayan. Desa Darawa menawarkan kehidupan masyarakat
pesisir sebagai daya tarik utama. Selain itu, kondisi alam dan laut di
pulau Darawa yang masih alami menjadi daya tarik wisata unggulan
berikutnya.
Pertemuan antara budaya masyarakat pesisir dan keindahan
alam dan laut menjadikan Desa Darawa menjadi salah satu destinasi wisata
untuk benar-benar merasakan bagaimana menjadi masyarakat Wakatobi.
Daya
tarik wisata di desa darawa adalah Pantai One Mbiha, Danau Pompa,
Masjid Jami Jabal Nur, Fungka Fa Oluri, Wisata Air Kaca, Snorkeling,
Tombak ikan dan Gurita dan Dolphin Watching.
Salah satu obyek wisata yang tak kalah menarik di Desa Darawa adalah Goa. Goa tersebut memiliki bentuk yang masih alami
dengan ukuran diameter 5 meter.
Dahulu gua alam
ini digunakan sebagai tempat persembunyian pada zaman Bonto Kaledupa
masih berkuasa.
Hal-hal unik yang dapat kita temui di gua ini adalah memiliki stalaktit, sarang kelelawar, sarang burung walet, kulit kima
raksasa, ada bekas aliran sungai serta pohon beringin di dekat mulut gua.
Kondisi goa alam ini sangat baik.
Minggu, 26 September 2021
September 26, 2021
Kabar MEAKA
Gua Alam, Kaledupa, Sangka'a Nukiye, Wisata
No comments
Pada zaman dahulu gua ini digunakan sebagai tempat berlindung / persembunyian dari gerombolan pengacau.
Setelah tidak digunakan sebagai tempat persembunyian, gua ini digunakan oleh masyarakat sebagai tempat untuk menganyam tikar (sanka’a nukiye). Hawa sejuk langsung terasa saat kita sampai di gua ini.
Kini gua yang dikenal juga dengan sebutan gua lembah sejuk ini menjadi tempat wisata.
Letaknya di dusun
Palea Desa Pajam. Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua sekitar 9
km dari Ambeua. Bentuk gua ini adalah ruang lapang yang berdiameter 8
meter.
Kondisinya sangat terawat.






